Selasa, 18 November 2014

Koperasi Gerakan Ekonomi Rakyat



Saya akan menganalisis sebuah koperasi yaitu Koperasi Jasa Keuangan Syariah Berkah Madani yang terdiri dari tujuan koperasi, prinsip koperasi, bentuk organisasi, hierarki yang berdasarkan dengan teori.

Koperasi mengandung makna “kerja sama”. Koperasi (cooperative) bersumber dari kata co-operation yang artinya “kerja sama”. Ada juga yang mengartikan dalam maana lain. Enriques memberikan pengertian koperasi yaitu menolong satu sama lain (to help one another) atau saling bergandeng tangan (hand in hand).

·        Tujuan Koperasi

Koperasi jasa keuangan syariah Berkah Madani mempunyai tujuan berdasarkan Undang-undang Nomor 2 tahun 1992 pasal 3 yaitu memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Dan selain itu koperasi jasa keuangan syariah Berkah Madani ini mempunyai visi dan misi sebagai acuan untuk memajukan koperasi tersebut, yaitu :

Visi

Menjadi lembaga keuangan syariah yang terbaik dan terdepan secara nasional dalam memberi solusi yang bermakna bagi kaum dhuafa, pengusaha mikro dan kecil secara berkelanjutan dengan berlandaskan pada prinsip-prinsip fathonah, amanah, shiddiq dan tabligh.

 Misi
1.      Meningkatkan akses permodalan bagi masyarakat kecil baik finansial maupun non-finansial.
2.      Membantu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan produktivitas masyarakat kecil demi kesejahteraan dan keadilan ekonomi.
3.      Menjadi lembaga keuangan syariah yang tumbuh secara berkelanjutan seiring dengan pertumbuhan usaha nasabahnya.
4.      Memberikan keuntungan maksimal secara terus menerus kepada shareholder melalui pelayanan terbaik kepada stakeholder.
5.      Menjadi organisasi pembelajar secara terus menerus serta meningkatkan kompetensi dan kapasitas sumber daya insani yang beriman dan bertaqwa dengan kesejahteraan yang maksimal.

·        Prinsip Koperasi

Prinsip koperasi terdiri dari beberapa pendapat, dan koperasi jasa keuangan syariah Berkah Madani ini termasuk kedalam Prinsip Koperasi Indonesia Menurut UU No. 25 tahun 1992, karena bersifat sukarela, terbuka, bekerja dengan sitematis dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

·        Bentuk Organisasi

Pengurus   :

1.      Ketua : Johan Machrobi Prawira Negara
2.      Sekretaris : Rinaldi Nindiyawan
3.      Bendahara : Yoke Paramita
     
Pengawas   :

1.      Ketua : Arisson Hendry
2.      Anggota : Muhammad Haikal

       Karyawan  :

1.      Manager : Siti Umainah
2.      Administrasi & IT Support : Supriyanto
3.      Teller : Anik Andri Lestari
4.      Account Officer : -Fachroji
                                                  -Rizki Kurnia Sandi
                                                  -Apih
·        Hierarki Tanggung Jawab

Tugas pengurus koperasi jasa keuangan syariah Berkah Madani :

1.      Mengelola koperasi dengan baik dan benar sesuai yang telah ditetapkan.
2.      Mengajukan rancangan rencana kerja dalam budget ataupun belanja koperasi.
3.      Menyelenggarakan rapat anggota.
4.      Mengajukan laporan keuangan.

Hak atau wewenang pengurus koperasi jasa keuangan syariah Berkah Madani :

1.    Mewakili koperasi didalam & diluar pengadilan.
2.    Berwenang untuk meneliti catatan yang ada & mendapatkan segala keterangan yang diperlukan.

·        Tujuan dan Fungsi Koperasi

§  Pengertian Badan Usaha :

Badan usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan.

§  Tujuan koperasi secara umum :

Menjadi gerakan ekonomi rakyat dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

§  Tujuan Koperasi Berkah Madani :

meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup anggota koperasi pada khususnya dan masyarakat daerah kerja pada umumnya melalui sistem syariah dan menjadi gerakan ekonomi rakyat serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional, sedangkan aktivitas utamanya dalam bidang usaha adalah simpan pinjam.

·        Jenis Produk Koperasi Berkah Madani

Jenis – jenis produk pembiayaan :

§  Murabahah (Jual Beli)
§  Pembiayaan Mudharabah
§  Pembiayaan Musyarakah
§  Ijaroh (Sewa)

Jenis – Jenis produk investasi :

§  Tabungan berkah hasil
§  Tabungan berkah qurban
§  Tabungan berkah amanah
§  Tabungan berkah fitri
§  Tabungan berkah siswa
§  Tabungan berkah walimah
§  Tabungan haji

·        Koperasi sebagai Badan Usaha

§  Koperasi adalah badan usaha atau perusahaan tetap tunduk pada kaidah & aturan prinsip ekonomi yang berlaku (UU No. 25,1992).
§  Mampu untuk menghasilkan keuntungan dan mengembangkan organisasi dan usahanya.
§  Pengelolaan koperasi sebagai badan usaha dan unit ekonomi rakyat memerlukan sistem manajemen usahanya.
§  Pengelolaan koperasi badan usaha dan unit ekonomi rakyat memerlukan sistem manajemen usaha (keuangan, tehnik, organisasi & informasi) dan sistem keanggotaan (membership system).

·        Referensi :




Koperasi Gerakan Ekonomi Rakyat




Saya akan menganalisis sebuah koperasi yaitu Koperasi Jasa Keuangan Syariah Berkah Madani yang berdasarkan teori, yang terdiri dari Pengertian Koperasi, Karakteristik, Konsep Koperasi, Aliran dan Sejarah Koperasi.

·        Koperasi

Pengertian koperasi secara umum, Menurut Undang-Undang Dasar Koperasi Nomer 25 Tahun 1992 “Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi yang melandaskan kegiatannya berdasarkan atas azas kekeluargaan”.

Sedangkan Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Nomer 27 “Koperasi adalah badan usaha yang menggorganisasir pemanfaatan dan pendayagunaan sumber daya ekonomi para anggotanya atas dasar prinsip-prinsip koperasi dan kaidah usaha ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup anggota pada khususnya dan masyarakat kerja pada umumnya”. Dengan demikian maka koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat dan sokoguru perekonomian nasional.

Koperasi Jasa Keuangan Syariah Berkah Madani merupakan lembaga keuangan yang bergerak dibidang simpan pinjam dan juga mempunyai prinsip yaitu meningkatkan kesejahteraan taraf hidup anggota koperasi,serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional.

Saya akan menjelaskan secara rinci mengenai Karakteristik Koperasi Jasa Keuangan Syariah Berkah Madani, yang telah saya analisis berdasarkan teori, antara lain :

·        Karakteristik

1.      Koperasi dibentuk oleh orang seorang yang memiliki satu kepentingan atau satu tujuan ekonomi yang sama.
2.      Koperasi didirikan dan dikembangkan dengan azas kekeluargaan, yang mengikat pada nilai percaya diri, saling membantu atau kesetiakawanan, keadilan,persamaan, dan demokrasi.
3.      Koperasi didirikan, dimodali, dibiayai, diatur, dan diawasi serta dimanfaaatkan sendiri oleh anggotanya.
4.      Fungsi dari badan koperasi adalah menunjang kepentingan ekonomi anggotanya dalam rangka memajukan kesejahteraan anggotanya.
5.      Jika terdapat kelebihan dari hasil usaha maka kelebihan itu digunakan untuk dana cadangan dan pemenuhan kebutuhan dari masyarakat umum yang bukan termasuk dari pada anggota koperasi.

·        Konsep Koperasi Jasa Keuangan Syariah Berkah Madani

Koperasi mempunyai 3 konsep yaitu : konsep koperasi barat, konsep koperasi sosialis dan konsep koperasi negara berkembang. Dari 3 konsep koperasi tersebut, koperasi jasa keuangan syariah Berkah Madani termasuk Konsep Koperasi Negara Berkembang, karena dominasi dari pemerintah yang terlalu campur tangan dalam hal pembinaan dan pengembangannya serta meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.

·        Aliran Koperasi Berkah Madani

Menurut Paul Hubert Casselman terdapat 3 aliran koperasi yaitu Aliran Yardstick, Aliran Sosialis, dan Aliran Persemakmuran (Commonwealth). Koperasi jasa keuangan syariah Berkah Madani ini menerapkan Aliran Persemakmuran, karena koperasi ini untuk meningkatkan akses permodalan bagi masyarakat kecil baik finansial maupun non-finansial, dalam koperasi ini pemerintah juga ikut serta dalam memajukan koperasi Berkah Madani.

·        Sejarah Perkembangan Koperasi Berkah Madani

Koperasi Jasa Keuangan Syariah Berkah Madani didirikan pada tanggal 19 Oktober 2004 dan mulai beroperasi pada tanggal 10 Februari 2005 berdasarkan Akta No. 62 dari Notaris B.Wirastuti Puntaraksma, SH. Pada awalnya koperasi ini hanya beranggotakan 34 orang dan sekaligus mereka yang menjadi pendiri koperasi tersebut. Seiring berjalannya waktu, kini koperasi tersebut beranggotakan 60 0rang dan 1500 nasabah. Koperasi ini terletak di Jl. Akses UI No.9, Kelapa Dua, Depok Sebelah kampus H Universitas Gunadarma).


·        Referensi :


Sabtu, 11 Oktober 2014

Tugas 1 Ekonomi Koperasi

KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH
BERKAH MADANI



BAB I. Konsep Aliran dan Sejarah Koperasi Berkah Madani

 Konsep Koperasi Berkah Madani

Koperasi jasa keuangan syariah ini menggunakan konsep koperasi negara berkembang, karena koperasi jasa keuangan syariah Berkah Madani ini atas campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya. Tujuan dari Koperasi jasa keuangan syariah ini adalah menjadi solusi intelektual dan finansial kepada masyarakat berdasarkan prinsip-prinsip syariah agar hidup menjadi lebih bermakna. Maka dari itu diharapkan keadilan dan kesejahteraan dapat lebih dirasakan oleh para pengusaha mikro kecil dan khususnya anggota Koperasi jasa keuangan syariah Berkah Madani.

 Aliran Koperasi Berkah Madani

Menurut Paul Hubert Casselman terdapat 3 aliran koperasi yaitu Aliran Yardstick, Aliran Sosialis, dan Aliran Persemakmuran (Commonwealth). Koperasi jasa keuangan syariah Berkah Madani ini menerapkan Aliran Persemakmuran, karena koperasi ini untuk meningkatkan akses permodalan bagi masyarakat kecil baik finansial maupun non-finansial, dalam koperasi Berkah Madani ini pemerintah juga ikut serta dalam memajukan koperasi Berkah Madani ini.

 Sejarah Perkembangan Koperasi Berkah Madani

Koperasi Jasa Keuangan Syariah Berkah Madani didirikan pada tanggal 19 Oktober 2004 dan mulai beroperasi pada tanggal 10 Februari 2005 berdasarkan Akta No. 62 dari Notaris B.Wirastuti Puntaraksma, SH. Pada awalnya koperasi ini hanya beranggotakan 34 orang dan sekaligus mereka yang menjadi pendiri koperasi tersebut. Seiring berjalannya waktu, kini koperasi tersebut beranggotakan 60 0rang dan 1500 nasabah. Koperasi ini terletak di Jl. Akses UI No.9, Kelapa Dua, Depok Sebelah kampus H Universitas Gunadarma).

BAB II. Prinsip-Prinsip Koperasi Berkah Madani

 Prinsip –Prinsip Koperasi Berkah Madani 
Didalam Koperasi Berkah Madani mempunyai prinsip yang sesuai dengan koperasinya yaitu prinsip Koperasi Indonesia Menurut UU No. 25 tahun 1992, yang menyebutkan prinsip Koperasi Madani yaitu :
• Kerja yang ikhlas, aktivitas yang dilakukan didasari oleh niat yang ikhlas semata-mata hanya mengharapkan ridha dari Allah swt.
• Kerja Cerdas, bekerjasecara profesional didukung oleh kemampuan people, process, system dan technologi yang terbaik.
• Kerja keras, bekerja dengan semangat tinggi dan etos kerja yang baik.
• Kerja tuntas, bekerja dengan sistematis dan sesuai dengan rencana yang telah disusun.
• Koperasi berkah madani ini sifat keanggotannya sukarela dan terbuka untuk setiap WNI.
• Koperasi berkah madani mampu mengembangkan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat umumnya.

 Visi

Menjadi lembaga keuangan syariah yang terbaik dan terdepan secara nasional dalam memberi solusi yang bermakna bagi kaum dhuafa, pengusaha mikro dan kecil secara berkelanjutan dengan berlandaskan pada prinsip-prinsip fathonah, amanah, shiddiq dan tabligh.

 Misi

1.Meningkatkan akses permodalan bagi masyarakat kecil baik finansial maupun non-finansial.
2.Membantu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan produktivitas masyarakat kecil demi kesejahteraan dan keadilan ekonomi.
3.Menjadi lembaga keuangan syariah yang tumbuh secara berkelanjutan seiring dengan pertumbuhan usaha nasabahnya.
4.Memberikan keuntungan maksimal secara terus menerus kepada shareholder melalui pelayanan terbaik kepada stakeholder.
5.Menjadi organisasi pembelajar secara terus menerus serta meningkatkan kompetensi dan kapasitas sumber daya insani yang beriman dan bertaqwa dengan kesejahteraan yang maksimal.

 Tujuan Koperasi Berkah Madani
Tujuan didirikan Koperasi Jasa Keuangan Syariah Berkah Madani adalah meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup anggota koperasi pada khususnya dan masyarakat daerah kerja pada umumnya melalui sistem syariah dan menjadi gerakan ekonomi rakyat sertta ikut membangun tatanan perekonomian nasional, sedangkan aktivitas utamanya dalam bidang usaha adalah simpan pinjam.
BAB III. Organisasi dan Manajemen Koperasi

Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Berkah Madani
               Berdasarkan hasil keputusan Rapat Anggota Tahunan terakhir, maka disusun pengurus yang bertanggung jawab terhadap jalannya Koperasi Jasa Keuangan Syariah Berkah Madani terdiri dari :

• Badan Pengurus
    1. Ketua Umum  : Johan Machrobi Prawira Negara
    2. Wakil Ketua  : -
    3. Sekretaris Umum  : Rinaldi Nindiyawan
    4. Wakil Sekretaris   : -
    5. Bendahara Umum  : Yoke Paramita
    6. Wakil Bendahara                 : -
    7. Humas                                 : -

• Badan Pengawas
  1. Ketua                                     : -
  2. Anggota                                 : -

• Dewan Pengawas Syariah
  1. Ketua                                        : Arisson Hendry
  2. Anggota  : Muhammad Haikal

• Karyawan
  1. Manager  : Siti Umainah
  2. Administrasi & IT Support  : Supriyanto
  3. Teller                                         : Anik Andri Lestari
  4. Account Officer  : -Fachroji
                                                             -Rizki Kurnia Sandi
                                                             -Apih 

Sumber : www.berkahmadani.co.id


Nama  : Puja Purnama
Kelas  : 2EB14
NPM  : 26213942








Sabtu, 05 Juli 2014

TULISAN 2

Perdagangan Luar Negri
1.      Teori Perdagangan Internasional
v  TEORI KLASIK
Absolute Advantage dari Adam Smith
Teori Absolute Advantage lebih mendasarkan pada besaran/variabel riil bukan moneter sehingga sering dikenal dengan nama teori murni (pure theory) perdagangan internasional. Murni dalam arti bahwa teori ini memusatkan perhatiannya pada variabel riil seperti misalnya nilai suatu barang diukur dengan banyaknya tenaga kerja yang dipergunakan untuk menghasilkan barang. Makin banyak tenaga kerja yang digunakan akan makin tinggi nilai barang tersebut (Labor Theory of value )
Teori absolute advantage Adam Smith yang sederhana menggunakan teori nilai tenaga kerja, teori nilai kerja ini bersifat sangat sederhana sebab menggunakan anggapan bahwa tenaga kerja itu sifatnya homogeny  serta merupakan satu-satunya factor produksi. Dalam kenyataannya tenaga kerja itu tidak homogen, factor produksi tidak hanya satu dan mobilitas tenaga kerja tidak bebas.
Kelebihan dari teori Absolute advantage yaitu terjadinya perdagangan bebas antara dua negara yang saling memiliki keunggulan absolut yang berbeda, dimana terjadi interaksi ekspor dan impor hal ini meningkatkan kemakmuran negara. Kelemahannya yaitu apabila hanya satu negara yang memiliki keunggulan absolut maka perdagangan internasional tidak akan terjadi karena tidak ada keuntungan.

Comparative Advantage : JS Mill
Teori ini menyatakan bahwa suatu Negara akan menghasilkan dan kemudian mengekspor suatu barang yang memiliki comparative advantage terbesar dan mengimpor barang yang dimiliki comparative diadvantage(suatu barang yang dapat dihasilkan dengan lebih murah dan mengimpor barang yang kalau dihasilkan sendiri memakan ongkos yang besar ).Teori ini menyatakan bahwa nilai suatu barang ditentukan oleh banyaknya tenaga kerja yang dicurahkan untuk memproduksi barang tersebut.
Kelebihan untuk teori comparative advantage ini adalah dapat menerangkan berapa nilai tukar dan berapa keuntungan karena pertukaran dimana kedua hal ini tidak dapat diterangkan oleh teori absolute advantage.

COMPARATIVE COST DARI DAVID RICARDO
1.Cost Comparative Advantage ( Labor efficiency )
Menurut teori cost comparative advantage (labor efficiency), suatu Negara akan memperoleh manfaat dari perdagangan internasional jika melakukan spesialisasi produksi dan mengekspor barang dimana Negara tersebut dapat berproduksi relative lebih efisien serta mengimpor barang di mana negara tersebut berproduksi relative kurang/tidak efisien.
2. Production Comperative Advantage ( Labor produktifiti)
Suatu Negara akan memperoleh manfaat dari perdagangan internasional jika melakukan spesialisasi produksi dan mengekspor barang dimana negara tersebut dapat berproduksi relatif lebih produktif serta mengimpor barang dimana negara tersebut berproduksi relatif kurang / tidak produktif.
Walaupun Indonesia memiliki keunggulan absolut dibandingkan cina untuk kedua produk, sebetulnya perdagangan internasional akan tetap dapat terjadi dan menguntungkan keduanya melalui spesialisasi di masing-masing negara yang memiliki labor productivity. kelemahan teori klasik Comparative Advantage tidak dapat menjelaskan mengapa terdapat perbedaan fungsi produksi antara 2 negara. Sedangkan kelebihannya adalah perdagangan internasional antara dua negara tetap dapat terjadi walaupun hanya 1 negara yang memiliki keunggulan absolut asalkan masing-masing dari negara tersebut memiliki perbedaan dalam cost Comparative Advantage atau production Comparative Advantage.
v  TEORI MODERN
Teori Heckscher-Ohlin (H-O) menjelaskan beberapa pola perdagangan dengan baik, negara-negara cenderung untuk mengekspor barang-barang yang menggunakan faktor produksi yang relatif melimpah secara intensif
Menurut Heckscher-Ohlin, suatu negara akan melakukan perdagangan dengan negara lain disebabkan negara tersebut memiliki keunggulan komparatif yaitu keunggulan dalam teknologi dan keunggulan faktor produksi. Basis dari keunggulan komparatif adalah:
1. Faktor endowment, yaitu kepemilikan faktor-faktor produksi didalam suatu negara.
2. Faktor intensity, yaitu teksnologi yang digunakan didalam proses produksi, apakah labor intensity atau capital intensity.
1. The Proportional Factors Theory
Teori modern Heckescher-ohlin atau teori H-O menggunakan dua kurva pertama adalah kurva isocost yaitu kurva yang menggabarkan total biaya produksi yang sama. Dengan biaya tertentu akan diperoleh produk yang maksimal atau dengan biaya minimal akan diperoleh sejumlah produk tertentu.
Analisis teori H-O :
·         Harga atau biaya produksi suatu barang akan ditentukan oleh jumlah dimiliki masing-masing Negara.
·         Comparative Advantage dari suatu jenis produk yang dimiliki masing-masing negara akan ditentukan oleh struktur dan proporsi faktor produksi yang dimilkinya.
·         Masing-masing negara akan cenderung melakukan spesialisasi produksi dan mengekspor barang tertentu karena negara tersebut memilki faktor produksi yang relatif banyak dan murah untuk memproduksinya.
·         Sebaliknya masing-masing negara akan mengimpor barang-barang tertentu karena negara tersebut memilki faktor produksi yang relatif sedikit dan mahal untuk memproduksinya.
Kelemahan dari teori H-O yaitu jika jumlah atau proporsi faktor produksi yang dimiliki masing-masing negara relatif sama maka harga barang yang sejenis akan sama pula sehingga perdagangan internasional tidak akan terjadi.
2. Paradoks Leontief
Wassily Leontief seorang pelopor utama dalam analisis input-output matriks, melalui     study empiris yang dilakukannya pada tahun 1953 menemukan fakta, fakta itu mengenai struktur perdagangan luar negri (ekspor dan impor). Amerika serikat tahun 1947 yang bertentangan dengan teori H-O sehingga disebut sebagai paradoks leontief.
Berdasarkan penelitian lebiih lanjut yang dilakukan ahli ekonomi perdagangan ternyata paradox liontief tersebut dapat terjadi karena empat sebab utama yaitu :
a.       Intensitas faktor produksi yang berkebalikan
b.      Tariff and Non tariff barrier
c.       Pebedaan dalam skill dan human capital
d.      Perbedaan dalam faktor sumberdaya alam
Kelebihan dari teori ini adalah jika suatu negara memiliki banyak tenaga kerja terdidik maka ekspornya akan lebih banyak. Sebaliknya jika suatu negara kurang memiliki tenaga kerja terdidik maka ekspornya akan lebih sedikit.
3. Teori Opportunity Cost
Opportunity Cost digambarkan sebagai production possibility curve ( PPC ) yang menunjukkan kemungkinan kombinasi output yang dihasilkan suatu Negara dengan sejumlah faktor produksi secara full employment.
4. Offer Curve/Reciprocal Demand (OC/RD)
Teori Offer Curve ini diperkenalkan oleh dua ekonom inggris yaitu Marshall dan Edgeworth yang menggambarkan sebagai kurva yang menunjukkan kesediaan suatu Negara untuk menawarkan/menukarkan suatu barang dengan barang lainnya pada berbagai kemungkinan harga.
Kelebihan dari offer curve yaitu masing-masing Negara akan memperoleh manfaat dari perdagangan internasional yaitu mencapai tingkat kepuasan yang lebih tinggi.

2.      Perkembangan Ekspor Indonesia
Pada mulanya hubungan perdagangan hanya terbatas pada satu wilayah Negarayang tertentu, tetapi dengan semakin berkembangnya arus perdagangan maka hubungan dagang tersebut tidak hanya dilakukan antara para pengusaha dalam satu wilayah negarasaja, tetapi juga dengan para pedagang dari negara lain, tidak terkecuali Indonesia. Bahkan hubungan-hubungan dagang tersebut semakin beraneka ragam, termasuk cara pembayarannya.
Kegiatan ekspor impor didasari oleh kondisi bahwa tidak ada suatu Negarayang benar-benar mandiri karena satu sama lain saling membutuhkan dan saling mengisi.Setiap Negara memiliki karakteristik yang berbeda, baik sumber daya alam, iklim, geografi,demografi, struktur ekonomi dan struktur sosial. Perbedaan tersebut menyebabkan perbedaan komoditas yang dihasilkan, komposisi biaya yang diperlukan, kualitas dan kuantitas produk. Transakasi perdagangan internasional yang lebih dikenal dengan istilah ekspor impor, pada hakikatnya adalah suatu transaksi sederhana yang tidak lebih dari membeli dan menjual barang antara pengusaha-pengusaha yang bertempat tinggal atau berdomisili dinegara-negara yang berbeda. Namun dalam pertukaran barang dan jasa yang menyeberangi laut ataupun darat ini tidak jarang timbul berbagai masalah yang kompleks antara para pengusaha yang mempunyai bahasa,kebudayaan, adat istiadat, dan cara yang berbeda-beda.
Pengutamaan Ekspor bagi Indonesia sudah digalakkan sejak tahun 1983. Sejak saat itu, ekspor menjadi perhatian dalam memacu pertumbuhan ekonomi seiring dengan berubahnya strategi industrialisasi dari penekanan pada industri substitusi impor ke industripromosi ekspor. Konsumen dalam negeri membeli barang impor atau konsumen luar negerimembeli barang domestik, menjadi sesuatu yang sangat lazim. Persaingan sangat tajam antar berbagai produk. Selain harga, kualitas atau mutu barang menjadi faktor penentu dayasaing suatu produk.
Pengertian Ekspor Ekspor adalah proses transportasi barang atau komoditas dari suatu negara kenegara lain secara legal, umumnya dalam proses perdagangan. Proses ekspor pada umumnya adalah tindakan untuk mengeluarkan barang atau komoditas dari dalam negeri untuk memasukannya ke negara lain. Ekspor barang secara besar umumnya membutuhkan campur tangan dari bea cukai di negara pengirim maupun penerima. Ekspor adalah bagian penting dari perdagangan internasional, lawannya adalah impor.
Perkembangan Ekspor Indonesia Sejak tahun 1987 ekspor Indonesia mulai didominasi oleh komoditi non migas dimana pada tahun-tahun sebelumnya masih didominasi oleh ekspor migas. Pergeseran ini terjadi setelah pemerintah mengeluarkan serangkaian kebijakan dan deregulasi di bidangekspor, sehingga memungkinkan produsen untuk meningkatkan ekspot non migas.

3.      Tingkat Daya Saing
Daya saing merupakan salah satu kriteria yang menentukan keberhasilan suatu negara di dalam perdagangan internasional. Berdasarkan badan pemeringkat daya saing dunia, IMDWorld Competitiveness Yearbook 2006, posisi daya saing Indonesia sangat menyedihkan. IMDWorld Competitiveness Yearbook (WCY) adalah sebuah laporan mengenai daya saing negara yang dipublikasikan sejak tahun 1989. Pada tahun 2000, posisi daya saing Indonesia menduduki peringkat 43 dari 49 negara. Tahun 2001 posisi daya saing Indonesia semakin menurun, yaitu menduduki peringkat 46. Selanjutnya, tahun 2002 posisi daya saingnya masih menduduki posisi bawah, yaitu peringkat 47. Lalu, tahun 2003, posisi daya saingnya malah makin terpuruk, yaitu menduduki peringkat 57. Tahun 2004 menduduki peringkat 58. Tahun 2005 Indonesia menduduki posisi 58. Tahun 2006 Indonesia telah menduduki posisi 60.
Posisi Daya Saing Indonesia
Negara
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
USA
1 
1 
1 
1 
1 
1 
1 
Singapura
2 
3 
8 
4 
2 
3 
3 
Malaysia
26 
28 
24 
21 
16 
28 
23
Korea
29 
29 
29 
37 
35 
29 
38
Jepang
21 
23 
27 
25 
23 
21 
17
Cina
24 
26 
28 
29 
24 
31 
19
Thailand
31 
34 
31 
30 
29 
27 
32
Indonesia
43 
46 
47 
57 
58 
59 
60

Sumber: IMD World Competitiveness Yearbook (WCY)
Data pada tabel diatas sungguh sangat memprihatinkan. Posisi daya saing yang cenderung makin menurun membuktikan bahwa banyak hal yang perlu diperbaiki di negeri ini. Sebagai negara yang memiliki wilayah daratan sebesar 1,9 juta kilometer persegi dan luas wilayah lautan lebih dari 3,2 juta kilometer persegi, serta kekayaan alamnya yang tersebar luas, sangat disayangkan karena daya saing Indonesia jauh di bawah negara tetangga.
Faktor dalam menentukan daya saing menurut IMD World Competitiveness Yearbook terbagi menjadi 4 kategori yaitu, kinerja ekonomi, efisiensi pemerintah, efisiensi bisnis, infrastruktur. Setiap kategori memiliki beberapa kriteria. IMD World Competitiveness Yearbook (WCY) memeringkat dan menganalisis kemampuan suatu negara dalam menciptakan dan menjaga lingkungan di mana perusahaan dapat bersaing. Persaingan akan membawa suatu negara lebih kompetitif dibandingkan dengan negara lain.
Kinerja ekonomi terdiri dari 77 kriteria mengenai evaluasi makro ekonomi domestik. Kriteria kinerja ekonomi meliputi ekonomi domestik, perdagangan internasional, investasi internasional, pengangguran dan harga.Efisiensi pemerintah terdiri dari 72 kriteria mengenai kebijakan pemerintah yang mempengaruhi iklim kompetitif. Kriteria efisiensi pemerintah meliputi keuangan publik, kebijakan fiskal, kerangka kerja institusi, peraturan bisnis, dan kerangka kerja sosial.
Efisiensi bisnis terdiri dari 68 kriteria yang mempengaruhi kinerja perusahaan dalam inovasi, keuntungan dan tanggung jawab. Kriteria efisiensi bisnis meliputi produktivitas dan efisiensi, pasar tenaga kerja, pembiayaan, perilaku dan praktik manajemen.
Kekayaaan alam yang melimpah sepertinya kurang berperan dalam peningkatan daya saing Indonesia. Hal ini mengindikasikan adanya hambatan yang menyebabkan daya saing Indonesia menurun. Peran pemerintah dalam mengupayakan peningkatan daya saing seharusnya dapat meningkatkan daya saing produk Indonesia di perdagangan internasional.
Permasalahan yang ada di Indonesia dalam kaitannya pada peningkatan daya saing Indonesia adalah:
·   Bagaimana kekayaan alam Indonesia berperan dalam meningkatkan daya saing. Mengapa Indonesia yang dikenal memiliki kekayaan alam yang berlimpah akan tetapi daya saingnya rendah.
·    Hambatan apakah yang menyebabkan produk Indonesia kalah bersaing di pasar internasional.
·     Bagaimana peran pemerintah dalam upaya meningkatkan daya saing Indonesia.
Sumber :